Dari Jawa Barat, mari beranjak ke arah timur, tepatnya di Kota Semarang yang merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah. Semarang sendiri merupakan kota yang cukup unik karena memiliki beragam tempat wisata, mulai dari wisata sejarah, wisata alam, wisata budaya, kuliner, dan sebagainya. Nah, salah satu tempat wisata bersejarah di Semarang yang cukup terkenal dan masih dikunjungi wisatawan hingga hari ini adalah kawasan Kota Lama. Pada zaman dulu, kawasan peninggalan pemerintah kolonial Belanda ini merupakan pusat perdagangan dengan luas sekitar 31 hektar. Di sini, banyak bangunan kuno berarsitektur Belanda yang sarat akan nilai sejarah, di antaranya adalah Stasiun Tawang, Polder Air Tawang, Gereja Blenduk, Jembatan Mberok, serta kawasan pertokoan. Pun karena kota ini didesain mirip kota-kota di Belanda, kawasan Kota Lama Semarang dijuluki dengan The Little Netherlands.
Pernah membayangkan tidak bagaimana rasanya surfing di sungai? Ya, selama ini kita memang mengenal surfing alias berselancar sebagai olahraga air yang hanya bisa dilakukan di pantai dengan ombak yang besar. Kalau Anda main ke Riau, semua teori di atas akan dengan mudah terbantahkan. Pasalnya, di Riau ada satu tempat wisata yang sangat pas dijadikan arena berselancar bersama teman-teman, yakni Sungai Kampar. Terkenal dengan ombak Bono-nya yang bisa mencapai tinggi 6 meter, sungai yang terletak di Teluk Meranti, Kabupaten Palalawan, Riau, ini merupakan destinasi yang cocok untuk memuaskan hasrat berselancar Anda. Banyak peselancar mancanegara yang rela jauh-jauh datang ke Riau demi bisa menaklukkan ombak sungai yang terletak persis di garis ekuator ini. Bagaimana, tertarik menguji adrenalin di sini?
Pernah mendengar legenda Nyi Roro Kidul? Ya, salah satu tempat yang sering disebut-sebut sebagai lokasi persemayaman Ratu Laut Selatan adalah Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Pelabuhan Ratu sendiri merupakan pantai paling terkenal yang ada di Sukabumi, hal ini tidak lepas dari mitos yang beredar di masyarakat tersebut. Pantai ini memiliki karakter khas pantai selatan, yakni pasir cokelat dengan ombak yang cukup tinggi serta bibir pantai yang dihiasi bebatuan besar. Di sini ada satu hotel bersejarah yang pembangunannya diinisiasi oleh Presiden Soekarno, yakni Samudera Beach Hotel.
Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Konon, tempat wisata ini merupakan lokasi penyelaman bawah laut terbaik di dunia karena keberagaman fauna dan flora bawah air yang dimilikinya. Menurut peneliti, 75% dari total terumbu karang di seluruh dunia terdapat di Raja Ampat. Tidak heran kalau banyak pelancong asing yang tergila-gila dengan keindahan wisata Raja Ampat. Jika berkunjung ke sini, cobalah menginap di kapal pinisi yang terdapat di lokasi. Meskipun harganya cukup mahal (Rp100 juta untuk 14 orang selama seminggu), Anda akan mendapatkan pengalaman berwisata yang tak terlupakan. Akses menuju Raja Ampat cukup mudah, dari Bandara Domine Eduard Osok di Sorong, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan angkutan umum menuju Pelabuhan Sorong. Jangan lupa, di sini Anda harus mendaftarkan diri untuk bisa masuk kawasan wisata Raja Ampat. Dari Pelabuhan Sorong, Anda bisa menaiki kapal rakyat menuju ibu kota Raja Ampat dan mencari penginapan murah di sana. Nah, untuk menuju lokasi penyelaman, Anda bisa menyewa speedboat yang disediakan di sekitar lokasi.

Di Kepulauan Riau, ada satu tempat wisata dengan pemandangan alam yang begitu memesona dan tak boleh dilewatkan ketika berkunjung ke sini. Ya, apa lagi kalau bukan Kepulauan Anambas? Seperti halnya Raja Ampat, tempat wisata yang pada 2013 lalu pernah dianugerahi sebagai Kepulauan Tropis Terbaik di Asia versi CNN ini memang menyimpan begitu banyak keindahan yang belum tersentuh tangan manusia. Laut biru dengan pasir putihnya yang lembut serta terumbu karang yang cantik dijamin akan menyihir siapa saja yang berkunjung ke sini. Konon saking cantiknya, pemandangan di sini sampai mengalahkan Maldives! Siap berlibur ke sini?
×